Mesin Pencuci Plastik

Sampah plastik adalah satu-satunya sampah yang paling lama masa terurainya. Dari jenis sampah rumah tangga non organic lainnya, sampah plastik memiliki masa urai paling lama yakni 12 tahun untuk sampah kantong plastik dan 20 tahun untuk sampah botol plastik. Oleh karena itu, penanganan sampah plastik menjadi perhatian setiap pemerintah kota, salah satunya adalah kota/kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Beberapa waktu yang lalu, telah didirikan Pusat Pengolahan Sampah di Kabupaten Gunung Kidul, tepatnya di desa Bejiharjo. Waste Refine Center (WRC) ini adalah program garapan Fakultas Teknik UGM yang bekerjasama dengan BRI dan juga Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gunung Kidul. WRC di Kabupaten Gunung Kidul ini bertujuan untuk pengelolaan, pengolahan, dan pemanfaatan limbah/sampah untuk dijadikan sesuatu yang lebih berguna.

Berhubungan dengan program Waste Refinery Center di Gunung Kidul ini, Kembar Teknika juga ikut berkontribusi didalamnya. Wujud kontribusi Kembar Teknika pada program pengolahan sampah di Gunung Kidul ini adalah dengan dipercayai untuk menggarap salah satu mesin pengolah sampah plastik yakni mesin pencuci plastik.

Sesuai dengan namanya, mesin pencuci plastik ini berfungsi untuk mencuci berbagai jenis sampah plastik yang telah selesai dicacah/dipotong-potong. Sampah-sampah plastik yang kotor dicacah terlebih dahulu menggunakan mesin pencacah plastik kemudian dicuci menggunakan mesin pencuci plastik dengan sangat bersih sehingga akan lebih memudahkan proses daur ulang.

waste refinenery gunung kidul

Seperti yang terlihat pada gambar, mesin pencuci plastik bersama dengan mesin pengolah sampah lainnya telah siap untuk dioperasikan. Terlihat juga bahwa peresmian WRC di Gunung Kidul ini diresmikan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup bersama dengan para pejabat lainnya. Dengan beberapa peralatan mesin yang memadai, diharapkan pengolahan dan pemanfaatan limbah di daerah tersebut berjalan optimal dan lancar.